Selasa, 26 Agustus 2014

Peningkatan Kapasitas Kelompok SPP Dengan Pelatihan Ekonomi Produktif


Kegiatan Pelatihan 
Nguling, PASURUAN. Dalam rangka meningkatkan kapasitas kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan mengelar acara Pelatihan Kelompok bagi penerimamanfaat SPP. Kegiatan yang dikemas dalam Pelatihan Kewirausahaan ini dilaksanakan pada Hari Selasa, 25 Maret 2014  yang bertempat di Pusat Pelatihan Kewirausahaan (PPK) SAMPOERNA Pandaan Pasuruan. Peserta berasal dari ibu-ibu penerima manfaat dana bergulir SPP PNPM Mandiri Perdesaan, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di desa.  Dengan mengirim 2 peserta dari masing-masing desa yang berjumlah 15 desa maka jumlah keseluruhan 30 orang peserta. Ada empat pelatihan usaha yang berikan dalam Pelatihan tersebut yaitu : 
1. Pelatihan Pembuatan Bakso Daging Sapi
2. Pelatihan Pembuatan Nuget dari daging Ikan
3. Pelatihan Pembuatan Mie Pelangi
4. Pelatihan Pembuatan Brownies Kukis.

“Dari pelatihan ini ada output penting yang wajib dikembangkan ibu-ibu peserta, yaitu setelah dari sini mereka dapat mengembangkan keahlian yang telah dipelajari sebagai usaha untuk meningkatkan taraf hidup menuju kemakmuran ekonomi.” demikian diungkapkan Mujib Bastoni selaku FK Kecamatan Nguling dalam pembukaan Pelatihan yang berlokasi dikakigunung Arjuno tersebut.

Kegiatan Pelatihan
Pelatihan yang dilaksanakan selama sehari penuh ini untuk mengembangkan potensi masyarakat yang berada di pedesaan agar dapat berwirausaha dengan keahlian yang diajarkan. Bagi ibu-ibu juga diberikan tata cara mengolah makanan yang baik dan sehat dengan tidak menggunakan bahan pengawet, bahan pewarna buatan. Misalnya dalam pembuatan Bakso Daging Sapi disarankan agar menggunakan daging yang segar sehingga aromanya sedap. Dalam pembuatan Mie Pelangi menggunakan pewarna alami dari merah dari wortel, hijau dari daun seledri, kuning dari kunyit. Juga diajarkan memanfaatkan tepung alternatif untuk pembuatan Brownies Kukis yang berasal dari tepung Gadung yang banyak tumbuh di pedesaan. Setelah dibimbing dalam pengarahan dan pengenalan bahan-bahan peserta diajak langsung praktek pembuatanya. Peserta dibagi dalam dua kelompok satu per satu telah melakukan uji praktek, dilanjutkan teknik pengemasan sederhana. Mereka Nampak senang dan berbahagia bisa mengikuti pelatihan yang difasilitasi oleh PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Nguling ini sebab hasilnya langsung bisa dibawah pulang, “ Senang bisa langsung praktek dan hasilnya kai bawa pulang untuk oleh-oleh, dapat ilmu sekaligus dapat menikmati hasilnya. Mudah-mudahan terus ada pelatihan seperti ini lagi nanti.”Kata Bu Ulfa salah seorang peserta.

Dalam keterangan yang disampaikan oleh Hj. Musliha selaku Ketua UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Nguling mengatakan, “ Bahwa pelatihan ini dianggarkan melalui dana bunga bank Rekening BPNPM yang tersisa, untuk dimanfaatkan agar lebih berguna dalam meningkatkan keahlian berwirausaha bagi Ibu-Ibu dirumah.” Sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga mereka karena bisa dilakukan dirumah agar lebih sejahtera dalam kehidupannya. 



Rabu, 19 Maret 2014

TV Perguliran , TPM, PL - UPK Menuju Pengendalian kegiatan yang transparan & akuntable

Dalam rangka untuk pengendalian kegiatan yang transparan dan akuntable oleh semua pelaku PNPM Mandiri Perdesaan se kabupaten Pasuruan, maka untuk pelaku Tim Verifikasi Perguliran (TV Perguliran) , Tim Penanganan Masalah (TPM) dan Pendamping Lokal Unit Pengelola Kegiatan (PL – UPK) mulai tgl. 18 - 19 maret 2014 dilakukan” pelatihan peningkatan kapasitas pelaku” di Bhakti Alam desa ngembal kecamatan Tutur. 

NARASUMBER
Pelatihan pelaku diikuti oleh 18 kecamatan lokasi PNPM Mandiri Perdesaan, dengan tujuan adanya peningkatan pemahaman dan skil dalam mengendalikan program oleh pelaku PNPM MPd. Adapun pemateri/nara sumber selain dari fasilitator kecamatan dan kabupaten juga dari Bapemas Kabupaten Pasuruan dan Kejaksaan negeri Bangil (Kasi Datun dan Kasi Pidsus). Hal yang ditekankan oleh kejaksaan negeri bangil bahwa penanganan masalah bias dilakukan melalui perdata yang akan ditangani oleh Kasi Datun sedangkan bila ada nilai kerugian yang dialami oleh Negara dan tidak dapat dikembalikan maka penanganannya akan dilakukan oleh kasi Pidsus. 

PESERTA PELATIHAN
Metode pelatihan menggunakan pendekatan Pembelajaran Orang Desa  serta dalam penyampaian menggunakan ceramah, brainstorming, bermain perang dan praktek langsung ke lapangan. Dalam praktek langsung ke lapangan Tim Verifikasi Perguliran mendatangi langsung ke masing-masing pemanfaat yang sudah mengajukan proposal ke UPK Tutur, sedangkan Tim Penanganan Masalah dan PL – UPK melakukan praktek melakukan konfirmasi pinjaman dengan melakukan identifikasi ke pengurus kelompok SPP dan pemanfaat.

Kamis, 13 Maret 2014

BUPATI MENJADI WALI NIKAH dalam “GEBYAR PNPM MANDIRI PERDESAAN"

PELAKU PNPM MPd BERSAMA BPK. BUPATI

Kabupaten Pasuruan di bulan maret tahun 2014 dari 18 kecamatan sudah selesai melaksanakan MAD pertanggungjawaban UPK TA 2013, salah satu kecamatan yaitu kecamatan Pasrepan melakukan pembagian dana social hasil Sisa Hasil Usaha (SHU) TA. 2013 sebesar Rp. 100.000.000,- dengan kegiatan :
1. Melakukan kithanan masalah sebanyak 47 orang.
2. Melaksanakan pernikahan massal sebanyak 21 pasang bagi rakyat yang tidak memiliki akte nikah.
3. Memberikan akte kelahiran sebanyak 250 orang rakyat miskin.
4. Memberikan bahan pokok pada rakyat miskin sejumlah 650 bingkisan.


NIKAH MASAL
Dalam pernikahan massal Bupati Pasuruan (H.M. Irsyad Yusuf, SE, MMA) menjadi saksi dalam akad nikah pada beberapa pasangan, yang dilakukan pencatatan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan Pasrepan.

Rangkaian agenda kegiatan penyaluran dana social pada rakyat miskin dirangkai dalam kegiatan “Gebyar PNPM Mandiri Perdesaan” juga dilakukan pameran produk hasil kegiatan kelompok Simpan Pinjam Khusus Perempuan (Kelompok SPP) dari masing-masing desa (sebanyak 18 desa), serta produk kelompok hasil pelatihan peningkatan ekonomi perempuan yang didanai dari BLM Kegiatan TA. 2013 oleh Unit Pengelola Kegiatan (UPK) PNPM Mandiri Perdesaan  kecamatan Pasrepan.


KHITAN MASAL
Dalam sambutan yang disampaikan oleh Bupati Pasuruan (H.M. Irsyad Yusuf, SE, MMA) bahwa kegiatan yang dilakukan oleh PNPM Mandiri Perdesaan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin perdesaan, serta dalam kegiatan pameran produk unggulan kelompok dan produk unggulan hasil pertanian local kecamatan Pasrepan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD 2013 – 2018) Kabupaten Pasuruan untuk Tahun 2015 yang dicanangkan oleh Bupati yaitu “OPTIMALISASI PERTANIAN DAN  EKONOMI KERAKYATAN”.

Rabu, 22 Januari 2014

PNPM – MPd MEMPERBAIKI PEREKONOMIAN MASYARAKAT



 Pendagang Kios Purwodadi Best Practices Pasuruan
 
Desa Purwodadi merupakan ibu kota Kecamatan Purwodadi, semua kegiatan terpusat di desa yang terdiri dari Kantor Kecamatan, Kantor Kodim, PUSKESMAS, KUD dan pertokoan serta pabrik.Sebagian masyarakat khususnya dusun jatisari selain bertani juga membuka lapak kaki lima di depan Puskesmas hal ini mengakibatkan suasana sekitar puskesmas menjadi kumuh serta tidak sedap dipandang mata.
Awal mula Program PNPM – MPd yang ada di kecamatan purwodadi pada Tahun 2009 sampai pada tahun 2011, proses munculnya usulan bangunan kios purwodadi melalui proses kelompok perempuan spp dan pendagang kaki lima, melalukan musyawarah pengalian gagasan dari dusun ke dusun, dan khusus untuk dusun jatisari mencetuskan sesuatu usulan pembangunan kios pendagang kaki lima, dilakukan perengkingan tingkat desa untuk usulan dari masing – masing dusun. Dan pada akhirnya yang menjadi prioritas desa adalah usulan pembangunan kios pendagang kaki lima dan pembangunan plengsengan serta usulan ekonomi spp yang di ajukan dalam usulan PNPM – MPd ( Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan ) dan ditetapkan dalam Musyarawah Desa Perencenaan (06/05).

Setelah ditetapkan dalam MDKP maupun MD Perencanaan maka langkah awal diilakukan proses penulisan usulan oleh KPMD dan TPU untuk usulan kegiatan tersebut. Dengan waktu yang begitu panjang dalam tahapan PNPM – MPd Pada Tahun 2011, melalui perengkingan usulan dan wakil yang telah dikirim desa melakukan suatu pemaparan usulan dari Desa Purwodadi, dan pada akhirnya mendapatkan rengking 9 dari 13 desa, sehingga terdanai usulan tersebut dengan dana yaitu :
95 %  = Rp. 192.921.800,-
3   %  = Rp.     6.092.200,-
2   %  = Rp.     4.061.500,-
100% = Rp. 203.075.500,-
Swadaya Masyarakat = Rp. 11.300.000,-
Dan tahapan setelah dilakukan MAD Penetapan desa melakukan tahapan yaitu MD Informasi dengan tujuan menginformasikan hasil pelaksanaan MAD Penetapan apakah desa purwodadi mendapatkan pendanaan dari PNPM yang di usulkan oleh masyarakat tentang pembangunan pendagang kios, agar dapat disampaikan ke seluruh masyarakat desa purwodadi.
Tahapan berikutnya melakukan MD Persiapan oleh TPK, membentuk TIM 18, TP3 dan Tenaga kerja dll.

Dalam proses pembangunan tersebut tidak pernah lepas control dari pendampingi kecamatan terkhusus FT dan masyarakat melakukan swadaya tenaga untuk kerja bakti, dan sampai pada akhirnya ada tambahan swadaya dari masyarakat yang awal dari RAB 10 Kios berkembang menjadi 11 Kios di karenakan bentuk perduli masyarakat terhadap pembangunan desa tersebut.
Peran kepala desa juga sangat mendukung kegiatan pembanguan tersebut karena sebagai monitoring kegiatan.

Sebelum diserahkan bangunan tersebut desa harus melakukan legal hukum yang ada didesa terhadap pemilikan asset desa sehingga di perdes kan, diatur juga oleh Kepala desa dan BPD terhadap pemakaian kios tersebut, dan perdes untuk pemeliharaan.
setelah pelaksanaan pembangunan kios tersebut dapat dikatakan mencapai 100%, desa melakukan tahapan musyawarah MDST yang dilakukan di Balai Desa Purwodadi dengan dihadir  pendagang kaki lima awalnya, embrio pendagang baru, masyarakat purwodadi dan kelompok spp dengan dihadiri oleh Bapak Camat Purwodadi. Dengan dana yang telah dibangun oleh PNPM – MPd Tahun 2011 yaitu :
95 %  = Rp. 192.921.800,-
3   %  = Rp.     6.092.200,-
2   %  = Rp.     4.061.500,-
100% = Rp. 203.075.500,-
Swadaya Masyarakat = Rp. 33.958.000,-
Di serahkan dari TPK kepada Kepala desa, Kepala Desa kepada TP3, untuk melalukan pemeliharaan. Begitu bahagianya masyarakat atas pembangunan Kios tersebut yang letaknya di depan puskesmas purwodadi, masyarakat meminta untuk pembukaan awal mengundang Bapak Wakil Bupati Kabupaten Pasuruan.

Pembangunan kios tersebut pernah dikunjungi oleh Satker Provinsi yang pada saat melakukan kunjungan ke kecamatan purwodadi ke kantor PNPM dan melihat hasil pembangunan PNPM yang ada di desa sehingga mendapatkan motivasi atas hasil PNPM Kecamatan Purwodadi.
Sehingga kegiatan perekonomian masyarakat dengan adanya Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan ( PNPM – MPd ) semakin bertambah terkhusus untuk RTM karena PNPM untuk Masyarakat Miskin. Harapannya masyarakat ikut berpartisipasi dalam pemeliharaan agar dapat lebih bermanfaat dan bertahan lebih lama. Karena dukungan masyarakat dalam Program Nasional pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan itu adalah saat penting, dalam prinsip PNPM adalah Partisipasi masyarakat. 
Demikian penulis uraikan, semoga bermanfaat dan harapannya kritik dan saran sangat kami nantikan.

LIPUTAN RAKOR KABUPATEN PERIODE BULAN JANUARI 2014 KABUPATEN PASURUAN


Pelaksanaan Rapat Koordinasi Periode Ke I

Rapat Koordinasi Pertama pada bulan Januari 2014 dilaksanakan selama dua hari yaitu pada tanggal 10 Januari 2014 sampai dengan 11 Januari 2014, bertempat di Desa Wonokitri Kecamatan Tosari,  Rapat Koordinasi pada bulan ini bertema “Persiapan Pertanggungjawaban Kegiatan PNPM  Mandiri Perdesaan TA. 2013 & Perencanaan Kegiatan PNPM  Mandiri Perdesaan TA 2014”. Rapat Koordinasi dibuka oleh PjoKab PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten Pasuruan Bapak Drs. Tasripin, M.Pd  dan Koordinator Kabupaten Bapak Drs. Kasanusi, M.Si.



Agenda Rapat Koordinasi adalah: 

Kelas Pleno:
  • Progres Pelatihan Dana DOK Tahun Anggaran 2013
  • Ceklist Laporan Bulanan
  • Penulisan RPJM Desa dan RKP desa
  • Persiapan Musrenbang TA. 2014


Kelas Fasilitator Kecamatan:
  • Persiapan MAD Penetapan
  • MAD PJ Kelembagaan (BKAD, UPK, BP-UPK, TV, TPP)
  • Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Kelembagaan
  • Pembahasan agenda MAD PJ Kelembagaan TA. 2013
  • Evaluasi Kinerja UPK
  • Progres Pencairan BLM
  • Progres Micro Finance
  • Persiapan Audit
  • Rencana Tutup Buku

Kelas Fasilitator Teknik:
  • Laporan Akhir (Evaluasi)
  • Pemeriksaan Design dan RAB TA 2014  
  • Evaluasi KPI Desember-Kab Pasuruan
  • Persiapan Audit Internal 2013

Setelah berakhirnya pelakasaan Rakor untuk menghilangkan kepenatan dan refreshing sejenak dari rutinitas sehari-hari, sebagian teman-teman FK dan FT melihat dan menikmati Keindahan Pemandangan Gunung Bromo dari Bukit Penanjakan, Keindahan Bukit Teletubies, Hamparan Luas Pasir Berbisik, dan Keindahan Kawah Bromo.


Pelaksanaan Rapat Koordinasi Perode ke II

Pelaksanaan Rapat Koordinasi Periode II dilaksanakan pada tanggal 21 Januari 2014 bertempat di Ruang Rapat Kantor Bapemas Kabupaten Pasuruan dimulai pada pukul 09.00 WIB, Tema Rakor kali ini adalah “Persiapan Pelaksanaan Kegitan Musrenbang Kecamatan TA 2014”, Rakor dibuka oleh PjoKab PNPM Mandiri Perdesaan Bapak Drs. Tasripin, M.Pd.
Agenda Rapat Koordinasi II ini adalah:

1.   Disampaikan Oleh PjOKab PNPM Mandiri Perdesaan (Bapak Drs. Tasripin, M.Pd) Tentang Jadwal Musrenbang Kecamatan :
-   Untuk Kecamatan Pasrepan, Kraton, Winongan, Purwosari, dan Wonorejo akan dilaksanakan pada tanggal 10 Pebruari 2014
-   Untuk Kecamatan Kejayan, Lumbang, Sukorejo, Rembang dan Nguling akan dilaksanakan pada tanggal 11 Pebruari 2014
-   Untuk Kecamatan Tosari, Tutur, Purwodadi, dan Prigen akan dilaksanakan pada tanggal 12 Pebruari 2014
-   Untuk Kecamatan Gempol dan Lekok akan dilaksanakan pada tanggal 13 Pebruari 2014
-   Untuk Kecamatan Puspo dan Rejoso akan dilaksanakan pada tanggal 17 Pebruari 2014

2.  Disampaikan oleh Bappeda (Bapak Mahbub) yaitu penjelasan tentang RPJM Desa dan VISI MISI Bupati Pasuruan
3.  Disampaikan Oleh Bapak Sumardiantono, SH, MH (Bapemas) yaitu meminta laporan DDUB, Laporan Akhir segera dibuat.
4.  Disampaikan oleh Fasilitator Kabupaten Bapak Drs. Kasanusi, M.Si tentang pembahasan pelatihan yang belum dilaksanakan dengan menggunakan DOK TA 2013
5.   Disampaikan Oleh Fasilitator Teknik Kabupaten (Bapak Sutaji, ST) yaitu tentang Pembahsan dan Pemastian Jadwal MDST bagi kecamatan yang Desanya belum MDST.
6.   Disampaikan oleh Fasilitator Keuangan (Bapak Adieb W., SH) yaitu tentang Rencana Jadwal MAD PJ yang diupayakan akan dilaksanakan di bulan Januari 2014.

Rapat Koordinasi berakhir pada pukul 16.30 WIB, dan Fasilitator Kecamatan dan Fasilitator Teknik kembali kemasing-masing kecamatan untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab nya untuk membangun desa.




 
Created and Support by Management Information System | Kantor Sekretariat PNPM Mpd - Kabupaten Pasuruan | Jalan Kaliurang 1 No 26 , Tembok Rejo | Email ppk_pasuruan@yahoo.com